SAPI SIMMENTAL

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

BIBIT SAPI

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

Simmental bobot 1 ton

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

GALLERY FOTO

Mari kita bersama tingkatkan kemampuan peternak sapi Indonesia, kita mulai dengan menyebarkan informasi seluasnya mengenai usaha peternakan sapi ( prospek usaha, informasi harga, informasi alat pendukung produksi,pemasaran,dll).

Sunday, May 12, 2013

Peningkatan Mutu Jerami Padi

Peningkatan Mutu Jerami Padi

Jerami padi merupakan limbah tanaman padi yang sudah dipanen produk utamanya (padi/beras), sehingga merupakan sisa tanaman yang telah tua. Secara kuantitatif produksinya melimpah, namun secara kualitatif jerami padi mempunyai keterbatasan-keterbatasan bila dipandang dari aspek nutrisinya. Beberapa factor pembatasnya adalah :
1. Rendahnya kandungan protein kasar (3-4 %) sehingga mengakibatkan tidak tercukupinya kebutuhan hidup pokok apalagi kebutuhan produksi.
2. Tingginya kandungan serat kasar / selulosa sehingga kecernaannya rendah.
3. Tingginya kandungan lignin sehingga mengakibatkan komponen karbohidrat yang terkandung di dalamnya dalam keadaan terikat oleh lignin dan sulit dicerna.
4. Kandungan silikatnya (8,1 – 15,5 % pada bagian batang dan daun) sehingga mengganggu bekerjanya enzim pencerna serat.
5. Rendah kecernaannya sehingga dapat mengikat mineral tertentu misalnya kalsium (Ca) berakibat ketersedian Ca tersebut rendah
6. Rendah kandungan mineral kalsium yaitu 0,413 % dan fosfor 0,292 %.
7. Rendah karoten (provitamin A).

Dengan adanya factor-faktor pembatas tersebut dan dalam upaya meningkatkan manfaat penggunaanya jerami padi sebagai pakan ternak perlu mendapatkan perlakuan yaitu :
1. Ditingkatkan kandungan protein kasarnya
2. Ditingkatkan derajat kecernaannya
3. Dilarutkan silikanya
4. Ditambahkan/diperbaii jumlah dan keseimbangan mineral Ca dan P.


Pembuatan Fermentasi Jerami Padi

Bahan :
- 1.000 kg jerami padi
- 6 kg urea
- 6 kg probiotik/starbio

Caranya :
- Jerami padi ditumpuk ditempat yang beratap dengan tumpukan kira-kira setinggi 30 cm
- semprot atau basahi dengan larutan urea dan taburi probiotik secukupnya.
- Tumpuki lapisan jerami kembali dengan ketebalan yang sama dan basahi dengan larutan urea dan ditaburi dengan probiotik secukupnya.
- Demikian seterusnya sampai ketebalan lebih kurang 2 m
- Diamkan sampai 21 hari supaya proses fermentasi dengan baik.

BEBERAPA JENIS SAPI UNGGUL

BEBERAPA JENIS SAPI UNGGUL





Beberapa jenis sapi potong yang telah dikembangkan di Indonesia antara lain :
a. Sapi BaliMerupakan sapi keturunan Bos Sondaicus yang berhasil dijinakkan dan mengalami perkembangan pesat dipulau bali. Sapi Bali asli mempunyai bentuk dan karakteristik sama dengan banteng, kecuali ukurannya relatif kecil karena pengaruh penjinakan.Ciri-ciri sapi bali adalah pada saat pedet memiliki bulu sawo matang. Betina dewasa berbulu merah bata sedangkan yang jantan dewasa berwarna hitam.
Ciri yang menonjol adalah warna bulu putih pada bagian belakang (mulai dari pelvis sampai bawah.

b. Sapi OngoleMerupakan sapi keturunan Bos Indicus yang berhasil dijinakkan di India. Sapi Ongole masuk Indonesia pada abad ke 19 dan dikembangkan di Pulau Sumba, sehingga lebih popular dikenal sebagai sapi Sumba Ongole (SO). Sedangkan di Pulau Jawa terjadi perkawinan dengan sapi betina Jawa menghasilkan keturunan yang disebut Sapi Peranakan Ongole (PO).Ciri-ciri sapi Ongole ditandai dengan punuk yang besar dan kulit longgar dengan banyak lipatan dibawah leher dan perut. Sapi jantan mempunyai tanduk pendek dan hampir tak terlihat, sedangkan yang betina mempunyai tanduk yang panjang. Warna bulu sapi Ongole pada umumnya adalah putih kusam atau agak kehitam-hitaman, dan warna kulit kuning.

c. Sapi MaduraSapi Madura ini merupakan hasil persilangan antara Bos Sondaicus dengan Bos Indicus, sehingga mempunyai cirri warisan dari kedua golongan sapi tersebut.Ciri sapi Madura mempunyai punuk yang kecil merupakan warisan dari bos indicus dan warna bulu coklat atau merah bata diwarisi dari bos sondaicus. Pada kepalanya terdapat tanduk melengkung kedepan dengan melingkar bulat sabit.Dalam perkembangannya di Indonesia, sejak tahun 1910 sapi jenis madura ini sudah diusahakan kebakuannya, sehingga keturunannya memiliki karakteristik yang seragam.

d. Sapi BrahmanJenis sapi ini merupakan keturunan dari Bos Indicus yang berhasil dijinakkan di India, tetapi mengalami perkembangan pesat di Amerika Serikat dikenal dengan nama American Brahman.Ciri dari sapi Brahman adalah mempunyai punuk yang besar dan kulit longgar dengan banyak lipatan di bawah leher dan perut. Mempunyai gelambir dari rahang bawah sampai bagian ujung tulang dada bagian depan. Sapi Brahman memiliki warna bulu putih keabu-abuan dan juga berwarna merah. Bila dipelihara dilingkungan tropis, seperti Indonesia, sapi ini mempunyai daya tahan yang kuat serta mempunyai ketahanan terhadap gigitan caplak.

d. Sapi BrahmanJenis sapi ini merupakan keturunan dari Bos Indicus yang berhasil dijinakkan di India, tetapi mengalami perkembangan pesat di Amerika Serikat dikenal dengan nama American Brahman.Ciri dari sapi Brahman adalah mempunyai punuk yang besar dan kulit longgar dengan banyak lipatan di bawah leher dan perut. Mempunyai gelambir dari rahang bawah sampai bagian ujung tulang dada bagian depan. Sapi Brahman memiliki warna bulu putih keabu-abuan dan juga berwarna merah. Bila dipelihara dilingkungan tropis, seperti Indonesia, sapi ini mempunyai daya tahan yang kuat serta mempunyai ketahanan terhadap gigitan caplak.

e. Sapi LimousinMerupakan sapi potong keturunan Bos Taurus yang berhasil dijinakkan dan dikembangkan di Perancis. Sapi Limousin di Indoneia dipelihara di Balai Inseminasi Buatan Singosari Malang dan Lembang untuk digunakan untuk meningkatkan genetis sapi potong Indonesia dengan pragram Inseminasi Buata.Ciri dari sapi jenis ini, mempunyai bulu berwarna merah mulus, dan tumbuh agak panjang di bagian kepala. Mempunyai mata yang awas, kaki tegap, dada besar dan dalam. Bentuk tubuh memanjang, bagian perut agak mengecil tetapi bagian pinggul dan paha cukup besar, penuh daging dan sangat padat.

f. Sapi SimmentalSapi ini berasal dari negara swiss, nama Simmental diambil dari nama lembah di Switzerland yaitu lembah Simme.Sapi ini mempunyai produksi susu yang baik selain produksi daging, sehingga sering disebut dengan dual purpose. Sapi ini di Indonesia sudah digunakan sebagai pejantan yang dipelihara di BIB.Ciri dari sapi Simmental , bulu berwarna merah ,uda atau krem dengan wajah berwarna putih. Kadang-kadang erdapat bintik-bintik putih atau garis putih pada nahunya. Sapi ini berukuran besar dan mempunyai sifat perdagingan yang bai

g. Sapi Abeerden AngusBerasal dari daerah Abeerden shire dan Angushire Sotlandia. Sapi ini di Indonesia dikenal dengan sebutan Angus dan sudah digunakan untuk program perkawinan silang dengan menggunakan Inseminasi Buatan.Ciri dari sapi Aberrden Angus adalah, warna bulu dan kulitnya hitam legam, Tubuhnya kuat dan padat (kekar), kakinyapendek dan tidak bertanduk yang merupakan sifat dominan, artinya jika dikawinkan dengan betina bertanduk keturunannya sebagian besar akan tidak bertanduk.



Saturday, May 11, 2013

Mempercepat Birahi Ternak Sapi

Birahi pada sapi normalnya antara 19 – 25 hari sekali, dan birahi pertama pada sapi dara terjadi antara umur 1,5 tahun – umur 2 tahun. banyak peternak sapi ingin memperoleh anak sapi secepatnya sehingga sering menanyakan pada petugas penyuluh peternakan cara untuk mempercepat birahi pada sapi. Ada satu metode untuk mempercepat birahi pada sapi yakni dengan terapi hormone. Terapi hormone ini ada kelebihan dan banyak juga kekurangannya, adapun hormone yang digunakan untuk mempercepat birahi pada sapi adalah hormone PGF2-alpha. Hormone ini sering digunakan pada peternakan besar untuk menyerentakkna birahi pada semua sapi induk (menmbuat birahi secara bersamaan). Merek untuk hormon pgf2-alpha ini juga cukup banyak ada yang harus digunakan secara IM (intra muscular dan ada juga yang harus digunakan secara Intra Uterine). Intra muscular berarti disuntikkan ke dalam daging dan Intra uterine berarti dimaukkan kedalam uterus sapi.


Terapi hormon untuk mempercepat birahi pada sapi

Cara penggunaan hormone PGF2 alpha ini sebaiknya serahkan sepenuhnya kepada dokter hewan di daerah anda atau petugas kesehatan hewan. Adapun kelebihan mempercepat birahi dengan hormon ini antara lain:
1. bermanfaat untuk peternakan sapi yang memelihara induk sapi dalam jumlah banyak, dimana dengan menggunakan hormon ini birahi pada sapi bisa diatur agar terjadi birahi secara serentak sehingga akan menghemat biaya inseminasi buatan.
2. jika digunakan secara tepat dapat mengobati abnormalitas estrus pada sapi (konsultasikan dengan dokter hewan).

Selain itu terapi hormon ini juga memiliki kekurangan diataranya:
1. tingkat keberhasilan Inseminasi pada sapi yang dipercepat dengan menggunakan hormon pgf2 –alpha lebih rendah daripada tingkat keberhasilan inseminasi pada sapi yang birahi secara normal.
2. pengunaan secara terus menerus dapat mengacaukan siklus birahi pada sapi
3. penggunaan pada dosis yang tidak tepat dapat menyebakan kemajiran pada sapi betina.
4. harga hormon PGF2 – Alpha cukup mahal sehingga hanya cocok untuk peternakan skala besar.

Adakah cara alami untuk mempercepat birahi pada ternak sapi? Maka jawabannya tidak ada, sebab birahi itu sendiri merupakan siklus alamiah. Namun jika anda memiliki kendala karena birahi pada sapi betina anda tidak terlihat secara jelas (birahi semu) maka ada cara alami untuk meningkatkan tanda-tanda birahi pada sapi tersebut yakni dengan cara memberi nenas atau papaya kepada sapi tersebut.

Birahi semu pada sapi dapat terjadi karena :
1. sapi betina terlalu gemuk, sapi gemuk umumnya memiliki nafsu makan yang sangat tinggi sehingga ketika birahi sekalipun nafsu makan mereka terlihat tetap tinggi.
2. sapi kurang betakaroten, betakaroten ini sangat berguna untuk memproduksi hormon FSH (folikel stimulating hormone) secara alami. Biala ternak kekurangan gizi atau standar pakan yang tidak tepat dapat mengakibatkan birahi semu pada sapi betina. Untuk itu selalu perhatikan standar pakan sapi yang tepat yakni: hijauan makanan ternak 10% dari berat bdan sapi / hari, 1 % dari berat badan leguminoseae (rumput kacang-kacangan), dan konsentrat 1% dari berat badan. Adapun tumbuhan sumber betakaroten diantaranya wortel, labu dan lain-lain.

Demikianlah cara mempercepat birahi pada sapi ini yang dapat kami tuliskansecara singkat saja. Untuk selengkapnya hubungi dokter hewan atau petugas kesehatan hewan yang ada di daerah anda. Yang terpenting anda ketahui bahwa terapi hormon untuk birahi ternak tidak dianjurkan dalam ilmu kesehatan hewan.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More